"Deg"
Sesuatu telah terjadi
tanpa sepengetahuanku. Ku hentikan lumatan crepes pedas yang
mengenai lidahku, "Jadi, benarkah ini kau beli di tempat biasa?"
"Ya, harganya lebih
melambung,"
Kulit renyah yang
membalut daging, mayonaise, saus, selada, tomat, dan mentimun berbaur menyatu
membuat kesatuan yang sangat kurindukan.
Sudah lama aku tak
menyentuhnya, bahkan ketika keisenganku mencoba mengingat kapan terakhir kali
ku makan, aku pun benar-benar tak mengingatnya, mungkin sudah terlampau lama.
Senang tak terungkap.
Ya.. ya.. ya.. mungkin
seperti inilah rasanya rindu yang terbayar, sangat memuaskan.
Lalu?
Adakah rindu yang tak
terbayar?
Tunggu, apakah rindu
mempunyai waktu kadaluarsa?
Jika ada, mungkin aku
akan mengatakannya sekarang juga, aku takut rindu ini menjadi sia-sia, ada
sekelumit rindu yang tertahan "disini"
Kau tahu? dibagian
abdomen kuadran satu.
Jika rindu tak berbatas
waktu, kukira aku bisa menahannya, kau percaya bukan? bahkan aku sampai lupa
terakhir kali memakan crepes, mungkin nasib rinduku akan seperti itu, ya
mungkin, ketika semua terlupa, rindu itu akan terbayar —LUNAS.
Jember, 2 Juni 2012
Jember, 2 Juni 2012

0 komentar:
Posting Komentar